Seiring dengan perkembangan
teknologi yang semakin pesat perubahan metode pengajaran pun ikut berubah. Dahulu metode pembelajaran hanya terpaku dengan metode pengajaran konvensional, yakni dengan hanya bertatap muka antara siswa dan guru di suatu kelas. Namun pada saat ini metode pengajaran pun bergeser pada metode Pembelajaran Elektronik atau
E-Learning.
Metode Pembelajaran Elektronik atau
E-Learning merupakan metode yang pada saat ini banyak dipakai oleh beberapa sekolah dan
perguruan tinggi untuk memfasilitasi teknis pembelajaran antara pengajar dan muridnya. Dengan diberlakukannya kurikulum baru oleh Depdiknas tentu mendorong pembelajaran dan tugas yang diberikan semakin meningkat. Tentu dengan hanya mengandalkan metode pengajaran konvensional dengan hanya betatap muka di kelas tentu takkan bisa terselesaikan. Untuk itulah,
E-Learning dapat menjadi alternatif bagi permasalahan ini.
Dengan adanya
E-Learning maka proses pembelajaran akan semakin efektif dan efisien karena siswa tidak hanya sebatas mendapatkan ilmu dari pembelajaran didalam kelas saja, tapi juga para siswa dapat mengembangkan ilmu yang didapatnya. Dengan
E-Learning para guru tidak lagi diharuskan untuk melakukan tatap muka setiap harinya, akan tetapi para guru akan mengarahkan muridnya masuk pada suatu portal website atau blog untuk melakukan pembelajaran secara online.
MANFAAT E-LEARNING BAGI GURU
E-Learning dapat membantu para guru dalam mengontrol siswanya dalam pembelajaran, salah satunya dengan interaksi yang intens antara guru dan siswanya. Selain itu juga, para guru dapat melakukan pemuktahiran materi pembelajaran yang diembannya seiring dengan perkembangan keilmuan pada saat ini. Dengan ini maka guru dapat menemukan metode yang pas dalam proses pembelajarannya.
MANFAAT MANFAAT E-LEARNING BAGI SISWA
Penerapan E-Learning pada siswa akan membuat siswa menjadi merasa lebih menyenangkan dalam proses pembelajaran karena mereka dapat belajar dimana pun mereka berada. Selain itu, para siswa tidak terbebani akan banyak materi yang diberikan didalam kelas. Dengan E-Learning siswa tidak akan ketinggalan materi yang diajarkan akibat tidak masuk sekolah, karena proses pembelajaran tidak hanya terpaku didalam kelas saja.
Perkembangan metode pembelajaran secara elektronik ini mendorong para guru untuk dapat mengerti teknologi dan informasi guna menunjang pembelajaran. Untuk itulah maka sekarang banyak berkembang gerakan-gerakan guru sadar teknologi melalui blog, seperti Gerakan Guru Blogger, Guru Ngeblog, dan blog lainya para guru. Selain itu juga dalam memfasilitasi
E-Learning para guru juga memanfaatkan grup facebook untuk saling berbagi, misalnya seperti
Asosiasi Guru Matematika Indonesia.
Penggunaan
E-Learning ada dua cara, yakni secara online dan offline. Secara online
E-Learning menggunkaan media blog dan media sosial. Sedangkan secara offline,
E-Learning menggunakan e-book, presentasi powerpoint, dan lain sebagainya. Dari sinilah kreatifitas dan inovasi para guru untuk mampu menampilkan bahan materi yang
informatif bagi muridnya.
Dari artikel ini bisa disimpulkan bahwa kehadirnya
E-Learning dalam proses pembelajaran diharapkan akan menambah kreativitas guru dalam mengembangkan isi dan konten
E-Learning itu sendiri, sehingga dalam proses pembelajaran akan lebih efektif dan efisien. Selain itu juga pemanfaatan
E-Learning dalam pembelajaran akan mendorong para guru untuk bisa menguasai teknologi pembelajaran, sehingga para guru tidak lagi gagap terhadap teknologi.
Bagi para pelajar kehadiran
E-Learning membantu dalam proses belajar kapan saja dan dimanapun mereka berada tanpa harus terpaku pada kegiatan pembelajaran didalam kelas saja. Selain itu juga kehadiran
E-Learning dapat lebih memacu siswa dalam berperan aktif dalam pembelajaran.
Pict by:
tiksmanega.blogspot.com